Terbaru & Terpercaya
Hardware

Evolusi Arsitektur Penyimpanan: SSD PCIe Gen 5 dan DirectStorage pada Sistem Operasi Modern

Teknologi transfer data langsung dari media penyimpanan NVMe ke VRAM kartu grafis merevolusi kecepatan loading dan komputasi dataset raksasa.

Budi Santoso
Budi Santoso
• • 2 menit baca
Bagikan:
GTechUpdate Tech Banner
Foto: GTechUpdate Tech Banner

Penyimpanan dengan throughput di atas 12 GB per detik sering tertahan bukan oleh medianya, melainkan oleh proses dekompresi di CPU sebelum data sampai ke memori grafis.

Bottleneck yang berpindah

Selama bertahun-tahun, penyimpanan adalah bagian paling lambat dalam rantai. NVMe generasi kelima membalik keadaan: kini media dapat mengirim data jauh lebih cepat daripada kemampuan CPU membongkar kompresinya.

Alur tradisional melewati terlalu banyak singgahan. Data dibaca dari SSD ke memori sistem, CPU mendekompresinya, hasilnya disalin kembali ke memori sistem, lalu dikirim ke VRAM. Setiap penyalinan menghabiskan bandwidth memori, dan dekompresi bersifat serial pada beberapa inti saja.

Memindahkan pekerjaan ke tempat data dibutuhkan

DirectStorage memangkas rantai tersebut dengan mengizinkan GPU membaca aset terkompresi langsung dari SSD dan melakukan dekompresi menggunakan ribuan inti paralelnya sendiri.

Kesesuaiannya alami: dekompresi banyak blok kecil secara independen adalah persoalan paralel, persis jenis beban yang dirancang untuk GPU. Beban CPU berkurang drastis dan waktu tunggu menyusut ke hitungan milidetik.

Syarat yang harus dipenuhi bersama

Manfaatnya tidak muncul hanya dengan memasang SSD cepat. Perangkat lunak harus secara eksplisit menggunakan antarmuka baru, dan aset harus disimpan dalam format kompresi yang dapat dibongkar GPU.

Inilah sebabnya banyak pengguna yang memasang NVMe Gen 5 tidak merasakan perbedaan apa pun: tanpa dukungan dari sisi aplikasi, alur lama tetap dipakai dan bottleneck-nya tidak berpindah ke mana-mana.

Di luar dunia permainan

Penerapan yang sama bernilai besar bagi pemrosesan data. Melatih model dengan dataset ratusan gigabyte berarti membaca dan mendekode data terus-menerus, dan alur muat data yang lambat membuat akselerator mahal menganggur menunggu giliran.

Keterpaduan antara media penyimpanan cepat dan akselerator komputasi menjadi ukuran baru performa sistem — bukan lagi kecepatan puncak masing-masing komponen secara terpisah.

Budi Santoso

Budi Santoso

Kontributor Redaksi

Senior Software Architect dan pemerhati ekosistem PHP, cloud computing, dan performa web skala besar.

Artikel Terkait

Lihat Semua →